Baby Tahfidz
Mengenalkan kecintaan kepada Al-Qur’an sejak masa awal pertumbuhan.
Pondok Tahfidz Millenial Ashqaf & Maryam College membentuk generasi berakhlakul Qur’an, berjiwa pemimpin, cerdas, berbakat, dan siap berkarya untuk negeri.



Santri tidak hanya menghafal teks ayat, tetapi juga nomor surah, halaman, tata letak, nahwu shorof, tarjamah, hingga pemahaman dan pengamalannya dalam kehidupan.
Semua program dikelola bersama para santri, menjadikan Al-Qur’an sebagai landasan untuk belajar, memimpin, melayani, dan melahirkan karya yang bermanfaat.
Lihat metode pembelajaran ↗Bersama Ustadzah Fitri Annisa
“Dari santri, untuk santri, untuk negeri.”
H. Kardi Yudha & Hj. Indasyah, S.Ag., M.Pd.
Ust. Ayman Ramadhan & Ummi Waliyyah
U5TADZ dibangun agar hafalan tidak berhenti di lisan—namun turun menjadi pemahaman, adab, keberanian berdakwah, dan kesederhanaan hati.
Mengenalkan kecintaan kepada Al-Qur’an sejak masa awal pertumbuhan.
Menumbuhkan adab, kecintaan belajar, dan kedekatan dengan Al-Qur’an sejak usia dini.
Membangun fondasi Qur’ani, karakter, ilmu, dan kebiasaan baik pada usia sekolah.
Menguatkan hafalan, adab, kemandirian, serta kesiapan menuju jenjang pembinaan berikutnya.
Mengembangkan hafalan, keilmuan, kepemimpinan, keterampilan, dan karya nyata.
Menjadikan masa terbaik tetap dekat, bertumbuh, dan beribadah bersama Al-Qur’an.
Minat dan bakat ditumbuhkan melalui program yang nyata—agar setiap santri menemukan peran terbaiknya bagi pondok dan masyarakat.
Menjaga kesehatan dengan tuntunan dan adab Islami.
Membentuk dai yang percaya diri, jernih, dan berpengaruh.
Mengubah kreativitas santri menjadi karya dakwah yang relevan.
Melatih keberanian, disiplin, ketahanan, dan tanggung jawab.
Menguatkan daya pikir melalui kebiasaan membaca dan menulis.
Belajar produksi, bisnis, kerja tim, dan kemandirian ekonomi.
Fase fokus pembentukan kedekatan dengan Al-Qur’an, disiplin, dan kesiapan menjalani kehidupan pondok.
Mendalami pembelajaran sekaligus bertumbuh melalui divisi sesuai minat, bakat, dan bidang khidmat.
Menjalani fase pengabdian untuk mematangkan karakter, tanggung jawab, dan kemampuan melayani.
Berkontribusi secara profesional melalui target, amanah, keahlian, dan karya nyata.
Sepuluh hasil belajar yang tidak hanya diukur dari hafalan, tetapi dari karakter yang hadir dalam keseharian.
Pola hidup harian berlandaskan Al-Qur’an dan Sunnah—dilatih dengan disiplin, dicatat, dan dihidupkan bersama.
Shalat di awal waktu
Shalat qobliyah
Shalat ba’diyah
Mandi subuh
Shalat tahajud
Shalat syuruq
Shalat dhuha
Murajaah
Menjaga wudhu
Amal saleh
Setoran hafalan
Kebersihan
Kehadiran
Istighfar
Menulis mushaf Al-Qur’an
Mufrodat
Mencatat kesyukuran
One Day One Juz
Shalat taubat
Shalat hajat
Puasa Senin–Kamis
Posting
Minum madu
Santri berkarya
Bekam
Memuji
Tidak mencela
INSIRU — Infaq Sepuluh Ribu
Shalawat Imam Syafi’i
Santri berlatih bekerja lintas divisi sesuai bakat—dari tahfidz, dakwah, kreatif, bisnis, teknologi, hingga ketahanan pangan.
Mencetak 74.000 penghafal Al-Qur’an untuk dikader di 74.000 desa di seluruh Indonesia—menggaungkan dakwah hingga pelosok Nusantara.
Lihat Lokasi Pondok ↗Program pendampingan keluarga untuk bertumbuh dalam sakinah, mawaddah, warahmah—dari generasi muda hingga lansia.
Membangun rumah tangga penghafal Qur’an dan mencetak generasi Qur’ani.
Belajar dan berhijrah bersama seluruh anggota keluarga.
Program khusus lansia untuk memperkuat ibadah dan bekal terbaik.



Konsultasikan program, jenjang, dan proses pendaftaran bersama admin pondok.
Jl. Sultan Agung, Kuala Dua, Kec. Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat